Connect with us

Uncategorized

Ribuan Petani dan Nelayan Berkumpul di Kota Batu, Ketum KTNA, Yadi Sofyan Noor Tegaskan Komitmen Sinergitas dengan Pemerintah

 

Wartajakarta.com-KOTA BATU — Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional menyelenggarakan perhelatan akbar Rembug Paripurna KTNA Nasional yang dirangkaikan dengan Agro Expo KTNA pada 18 hingga 21 September 2026 di Kota Batu, Jawa Timur. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 2.100 peserta beserta pendamping yang datang dari seluruh pelosok tanah air, mulai dari Aceh hingga Papua.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KTNA Nasional, Ir. H. Muhammad Yadi Sofyan Noor, S.H., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas antusiasme serta semangat swadaya ribuan pengurus dan anggota yang hadir.
“Sampai tadi malam, telah hadir teman-teman seluruh Indonesia sebanyak 2.100 orang beserta pendampingnya. Ini adalah bukti semangat KTNA yang luar biasa, di mana sebagian besar hadir secara swadaya mengarungi jalur darat maupun laut demi berkumpul di sini,” ujar Yadi Sofyan Noor dalam pidato pembukaannya.

Gedung Arena Jadi Saksi Sejarah Kepengurusan 2026–2031
Yadi Sofyan Noor menekankan pentingnya makna Rembug Paripurna yang diselenggarakan di Kota Batu. Selain menjadi ajang silaturahmi, forum ini menjadi momentum bersejarah transisi kepengurusan serta penetapan arah kebijakan organisasi ke depan.
“Sejarah akan mencatat bahwa gedung ini menjadi saksi penetapan Pengurus KTNA Nasional untuk periode 2026–2031. Rembug Paripurna ini melengkapi transisi kepengurusan, merumuskan rekomendasi, serta menyusun program kerja organisasi,” tambahnya.

Ia juga menceritakan filosofi mendalam dari organisasi KTNA yang kini telah menginjak usia 55 tahun. Menanggapi penulisan kata ‘Rembug’, ia berseloroh bahwa dalam AD/ART KTNA kata ‘Rembug’ ditulis menggunakan huruf ‘G’ yang bermakna musyawarah mufakat.
“Kekuatan KTNA terletak pada akarnya yang tumbuh dari bawah, dari kelompok tani tingkat desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Akar yang kuat membuat organisasi ini tidak mudah goyah. Di KTNA tidak ada perbedaan suku, agama, maupun ras; yang ada hanya persatuan petani dan nelayan Indonesia,” tegasnya.

Selaras dengan Program Kementerian Pertanian
Sebagai mitra strategis pemerintah, KTNA berkomitmen untuk selalu menyelaraskan seluruh program kerjanya dengan visi Kementerian Pertanian. Yadi menegaskan bahwa sinergi di setiap tingkatan—baik nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota—adalah kunci utama suksesnya pembangunan sektor pangan.
“KTNA adalah mitra pemerintah. Apa pun program Kementerian Pertanian, kita harus selaras. Begitu pula di tingkat daerah, pengurus KTNA harus berjalan berdampingan dengan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota setempat demi mewujudkan pertanian modern, berkelanjutan, serta kesejahteraan para petani dan nelayan,” pungkasnya.

Acara Rembug Paripurna dan Agro Expo KTNA 2026 ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pertanian, pejabat pimpinan daerah, pengurus KTNA dari berbagai tingkatan, serta jajaran BUMN dan mitra swasta sektor pertanian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized