Connect with us

Travelling

ASPPI DPD DKI Jakarta Bidik Segmen Wisata Kesehatan untuk Perkuat Pariwisata Berkualitas

Wartajakarta.com– Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD DKI Jakarta mulai mengincar segmen wisata kesehatan atau medical and wellness tourism sebagai langkah strategis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkualitas.Sebagai peluang baru di sektor pariwisata nasional. Program tersebut digagas melalui kerja sama dengan EKA Hospital yang diawali dengan kegiatan edukasi kesehatan bagi pelaku industri perjalanan wisata

Dorongan ini muncul seiring program terobosan Kementerian Pariwisata tahun 2025 yang menekankan pada keberlanjutan, kualitas, dan pemerataan manfaat bagi pelaku industri pariwisata hingga ke tingkat bawah.   

“Wisata kesehatan mencakup berbagai layanan mulai dari medical check-up, prosedur medis ringan, hingga paket pemulihan dan wellness. Keunggulan Indonesia terletak pada biaya layanan yang lebih kompetitif dibanding negara tetangga, ditambah daya tarik destinasi alam dan budaya yang bisa dinikmati pasien dan pendamping selama masa pemulihan,kata Ketua ASPPI DPD DKI Jakarta, Yohanes Susanto.

“Wisatawan kesehatan cenderung tinggal lebih lama dan mengeluarkan biaya lebih besar. Kalau dikelola baik, segmen ini bisa jadi pengungkit baru bagi devisa pariwisata,” jelasnya.

ASPPI DPD DKI Jakarta mendorong kolaborasi antara agen perjalanan, rumah sakit berstandar internasional, hotel, dan pemerintah daerah. Beberapa wilayah yang dipersiapkan sebagai hubungan awal seperti di Jakarta yang sudah memiliki fasilitas kesehatan dengan akreditasi internasional.

Selain itu, ASPPI DPD DKI Jakarta  menyiapkan pelatihan khusus bagi anggota agar agen perjalanan memahami protokol layanan wisata medis, mulai dari pendampingan pasien, pengurusan visa, hingga standar keamanan dan kenyamanan.

Pengembangan wisata kesehatan masih menghadapi sejumlah tantangan seperti percepatan sertifikasi rumah sakit, kemudahan visa medis, dan penguatan promosi di pasar internasional. ASPPI DPD DKI Jakarta berharap ada dukungan regulasi lintas kementerian, terutama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pariwisata, agar ekosistemnya berjalan lebih cepat.

Dengan masuknya wisata kesehatan ke dalam portofolio produk wisata, ASPPI DPD DKI Jakarta menargetkan kontribusi nyata terhadap pencapaian target kunjungan wisman 2025 dan pembukaan lapangan kerja baru di sektor pariwisata dan kesehatan.

Menurut Yohanes, saat ini ASPPI DKI Jakarta tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit guna membangun ekosistem wisata kesehatan yang lebih komprehensif.“Kami bekerja sama dengan EKA Hospital untuk memberikan edukasi kesehatan sekaligus membuka peluang pengembangan wisata kesehatan di Jakarta. Ini menjadi proyek percontohan yang nantinya dapat dikembangkan ke daerah lain,” 

Guna memberikan kemudahan bagi calon pasien ASPPI menyiapkan berbagai layanan pendukung seperti penjemputan di bandara, stasiun kereta api, hingga penyediaan hotel bagi keluarga atau pendamping pasien.

“Kami ingin calon pasien yang datang ke Jakarta tidak perlu repot mengurus semuanya sendiri. Mulai dari reservasi rumah sakit, transportasi, hingga penginapan dapat dibantu melalui travel agent,” katanya.

Konsep ini, menurut Yohanes,mengikuti model layanan yang telah berkembang di sejumlah negara dan pusat layanan kesehatan internasional,tutup Yohanes.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Travelling