Di masa-masa pemulihan dengan adanya Bencana Nasional Pandemi Virus Corona -19 ini semua Para Pelaku Bisnis baik Perusahaan maupun Pribadi mengalami penurunan secara perlahan lahan, banyak cara yang digunakan untuk mensiasatinya dengan adaanya bencana ini.
Begitu juga dengan Pusat Kecantikan Klinik Ercella , yang ditemui oleh WartaJakarta, Sabtu ( 20/6) 2020 di bilangan Jakarta Utara, langsung dengan, Priscilla Yong Pakar Kecantikan, yang mengatakan.

“Ingin terlihat cantik ideal, Ercella Beauty Center siap memberikan pelayanan terbaik dengan berbagai perawatan dari ujung kaki hingga ujung rambut dengan alat modernnya yang aman dan nyaman.
Ercella Beauty Center adalah sebuah dermatologi klinik di di Mall Of Indonesia , Lantai 1 F6, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Buka dari jam 10 pagi hingga jam 8 malam, EBC menawarkan berbagai perawatan dari ujung kaki hingga ujung rambut.
Seperti Perawatan Kulit, konsultasi, Dermatology, Pengobatan dan Laser untuk Peremajaan atau Rejuvenasi Kulit, Body & Face Treatment, Botox, Filler, Tanam Benang, Vacum Breast, Miss V Ozone serta Sulam Alis, Sulam Bibir dan pemasangan bulu mata dari Jepang.

“Saya yakin wabah virus corona ini segera berlalu dan indah pada waktunya. Saya tetap harus mempertahankan karyawan dan tetap jaga jarak social distancing, ” ujar Priscilla Yong.
Selain itu,Priscilla Yong juga selalu mengikuti arahan pemerintah dengan melakukan kegiatan bekerja di rumah, serta tetap menjaga kesehatan dan melakukan kegiatan sosial dengan membagikan bantuan berupa, masker, hand sanitizer dan baju Alat Pelindung Diri (APD) ke rumah sakit.
Saya juga kerja dirumah teleconference sama dokter-dokter, perawat, staf dan HRD, semacam work from home dan bagi-bagi masker, makanan, handsanitizer, baju APD ke Rumah Sakit, saya juga lakukan olah raga berjemur, dan bikin menu bermacam kue,” imbuhnya.
Ditengah pandemi covid-19, Priscilla Yong tetap menerapkan dirinya sebagai wanita yang tangguh dan mandiri seperti makna Kartini bagi dirinya.
“Wanita harus mandiri, maju dan tetap harus menjadi kodrat bagi istri dan ibu bagi keluarganya,” katanya.

Selain itu juga Priscilla yong pakar kecantikan sekaligus pemilik Ercella Klinik disaat situasi pandemi covid 19 jadi salah salah satu pengusaha yang merasakan imbas dari situasi saat ini , di situasi saat diberlakukan PSBB Priscilla terus berfikir bagaimana bisa terus survive menjalanin klinik kecantikan nya , disaat terjadi penurunan income yang sangat drastis , Klinik kecantikan jadi salah satu bidang usaha yang berimbas luar biasa di masa pandemi covid 19 , Masyarakat khususnya kaum Hawa yang biasanya menggunakan fasilitas jasa klinik kecantikan untuk perawatan tubuh ,saat ini mungkin akan berfikir seribu kali untuk mengunjungi klinik kecantikan hanya untuk melakukan perawatan tubuh , kondisi tersebut di perkuat dengan adanya anjuran untuk melakukan # Stay Home , otomatis masyarakat lebih aman melakukan kegiataan perawatan tubuh sendiri tanpa harus kontak fisik dengan orang lain.
Memiliki hoby membuat kue serta kursus yang pernah dilakukan jadi salah satu solusi yang bisa dilakukan priscilla untuk bisa tetap survive saat ini ,
“Saya memilih usaha kue karena hobby aja, awalnya gak niat buat jual, dahulu sekitar 15 tahun yang lalu pernah kursus tapi jarang praktek,” jelas Priscilla Yong

Menurut Priscilla Yong dimasa pandemi membuka bisnis kue mungkin masih memiliki peluang dibandingkan klinik kecantikan, untuk itu sementara klinik kecantikannya belum bisa eksis seperti dahulu Pricilla Yong beralih kegiatan usahanya dengan membuka usaha kue .
Aneka kue yang tersedia saat ini dan bisa dinikmati masyarakat seperti kue kering antara lain kue nastar dan kastengel , selain kue kering tersedia pula macam – macam cake seperti Banana Cake, Carrot Cake, Bolu Ketan Hitam, Marmer Cake, Bolu Kukus, Bolu Tape, Snow Cake.
Salah satu Keunggulan kue dan puding buatan Dapur PY menurut Priscilla semua bahan menggunakan bahan berkualitas serta dengan tangan dinginnya yang lincah dalam membuat aneka puding yang unik. Kreatifitasnya pun banyak menuai respon positif dari para penikmat kuliner miliknya.
“Saya tidak merasa bersaing, senang aja buatnya apalagi kreasi-kreasi yang lucu-lucu, katanya penuh semangat meski sistem marketingnya baru dimulai dari mulut ke mulut, kendala membuka usaha kue biasanya banyak yang pesan tapi kapasitas belum siap,” Ungkapnya.
