Connect with us

Hiburan

Film Sinden Gaib Penunggu Watu Kandang di Trenggalek Akan Tayang pada 22 Februari 2024 Di Bioskop

Wartajakarta.com-Sinden Sarinten konon adalah nama roh atau mahkluk halus penunggu sebuah tempat bernama Watu Kandang di Trenggalek.

Kisah mistis Sinden Sarinten ini konon merupakan kisah nyata, yang kemudian ada hubungannya dengan Watu Kandang di Trenggalek.

Keberadaan Sinden Sarinten sebagai penunggu Sungai Pandean ini kemudian diangkat dalam sebuah film berjudul Sinden Gaib.

Lalu siapa sebenarnya Sinden Sarinten hingga diangkat dalam film Sinden Gaib?

Sebelumnya, film Sinden Gaib adalah garapan rumah produksi Starvision yang akan segera tayang pada 22 Februari 2024 mendatang.

Sang sutradara film Sinden Gaib tertarik menggarap film ini karena terinspirasi dengan kisah nyata yang dialami Ayu, seorang perempuan asal Trenggalek.

Produser film Sinden Gaib, Chand Parwez, menyebut, dibalik penggarapan film horor itu ada pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

Chand Parwez mengatakan, dirinya berharap melalui film Sinden Gaib orang-orang dapat menghargai apa yang sakral termasuk sebuah tempat.

Hal itu disampaikan Chand Parwez saat jumpa pers jelang rilis film Sinden Gaib di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2024).

Sebagai informasi, film Sinden Gaib ini dibintangi oleh Sara Fajira, sebagai pemeran wanita bernama Ayu yang mengalami kisah nyata tersebut.

Selain itu juga dibintangi oleh sejumlah nama beken lainnya seperti Riza Syah, Dimas Aditya, Naufal Samudra, Arla Ailani, Rizky Hanggono, dan Yeyen Lidya.

Alur cerita film Sinden Gaib ini disebut mengisahkan tentang seorang perempuan bernama Ayu (Sara Fajira) yang kesurupan Sinden Sarinten.

Kejadian aneh pun mulai terjadi ketika roh Sinden Sarinten memasuki dan berbagi tubuh dengan Ayu.

Hal itu berawal saat Ayu dan beberapa temannya tengah melakukan syuting tarian Jaranan Turonggo Yakso di Watu Kandang.

Saat itu teman Ayu, mengambil batu keramat di kawasan Watu Kandang yang menjadi lokasi syuting.

Sejak saat itu, Ayu mulai dirasuki roh Sinden Sarinten hingga menjalani hidup berdampingan.

Peristiwa mistis penuh ketegangan berlanjut dalam kehidupan Ayu hingga mengundang banyak teror menyeramkan.

Selain berperan sebagai sinden, Sarinten juga dikenal sebagai pelaku seni dari Tarian Jaranan Pegon hingga Tarian Jaranan Trunggo Yakso.

Pada beberapa versi disebutkan, Sarinten merupakan wanita asal Banyuwangi yang pergi mengungsi karena ada penyerbuan tentara Belanda dan menetap di Trenggalek.

Versi lain mengatakan Sarinten bernama asli Gadung Melati, seorang perempuan Jawa cantik yang mengenakan kebaya khas Jawa Kulonan.

Gadung Melati atau Sinden Sarinten diakui menetap dan jadi penunggu Watu Kandang dan Sungai Pandean.

Konon, roh Sarinten sering merasuki orang-orang yang tidak menghormati wilayah kekuasaannya atau mengganggu sungai suci (Sungai Pandean) disekitar Watu Kandang.

Nama Sinden Sarinten ini oleh masyarakat Trenggalek sangat dikenal dan menjadi cerita rakyat secara turun temurun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Hiburan