
Wartajakarta.com. PoliEco Digital Ibsights Institute merilis hasil riset big data dan media monitoring pemilu 2024 dengan menggunakan tools Menara Digital monitoring priode 1 Mei 2023 – 30 Juni 2023. Pendekatan yang digunakan adalah mitode analisis dan pendetan alamiah untuk menganalisis pergerakan suara pemilih . Data yang dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk survey opini publik, analisis media sosial , berita dan artikel. Antoni Liong selaku Derektur PoliEko Digital Insights Instutute mengatakan hari Kamis ( 20/7/2023) di kantor PoliEco kawasan Radio Dalam Jakarta ” kita bisa merekam 1 juta percakapan lewat media sosial , berita dan lain sebagainya termasuk yang Hoax , misalnya Anis jadi tersangka KPK , Ganjar Antek Oligargki ujar Antoni Liong. ” Maksud diadakdnya riset big data media monitoring ini adalah untuk mengukur kekuatan Capres dan cawapres, partai politik pendukung nya , isu positif dan negatif, juga untuk Pilgub DKI walau pun msh lama , tegas Antoni Liong . ” Dari hasil riset big data yang dikumpulkan polieco.menjukkan adanya pergeseran data Ekspos terhadap 3 kandidat Capres , Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Prabowo Subianto masih teratas 39% , Ganjar Pranowo 33 % disusul Anies Baswedan 28 % . Kemudian untuk Cawapres ada Erick Thohir, ada Sandiaga Uno, Agus Harimurti, Muhaimin Iskandar, Mahfud MD, Airlangga Hartarto, Ridwan Kamil , Khofifah Indar parawansa, Gibran Rakabuming Raka, Andika perkasa. Pada rilis hasil riset big data ini hadir perwakilan dari Partai politik , Erwin Aksa dari Golkar, Dahlia dari PPP, Kawendra dari Gerindra