Wartajakarta.com-Monash University, Indonesia kembali membuka LPDP Nurturing Program 2026, sebuah program pendampingan intensif bagi calon penerima Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang sedang mempersiapkan seleksi tahap 2 dan berencana menempuh studi pascasarjana di Monash University.
Program ini membekali peserta dengan persiapan dan rasa percaya diri untuk meraih tempat di salah satu perguruan tinggi terkemuka dunia, yang saat ini berada di peringkat ke-36 dalam QS World University Rankings 2026.
LPDP Nurturing Program 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Monash University,
Indonesia; Monash University, Australia; dan layanan mentoring beasiswa StudyFirst.
Kolaborasi ini memadukan keunggulan akademik berstandar global dengan wawasan
praktis dari para profesional berpengalaman, sehingga peserta memperoleh kesiapan
menyeluruh dalam menghadapi seleksi beasiswa untuk studi di luar negeri, termasuk
LPDP serta beasiswa dari institusi pendidikan dan lembaga internasional lainnya.
Pembukaan angkatan kedua LPDP Nurturing Program 2026 bertepatan dengan masa
pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 pada Juni hingga Juli 2026, saat persaingan
antara pelamar diprediksi semakin ketat. Untuk lolos seleksi, peserta harus memenuhi
standar internasional yang mencakup kemampuan akademik, berpikir analitik,
komunikasi, kepemimpinan, dan adaptabilitas. Program ini menjadi platform strategis
untuk mempersiapkan peserta secara komprehensif, membekali mereka dengan
strategi seleksi yang terbukti efektif, sekaligus membangun kekuatan personal dan
profesional yang akan menunjang sukses akademik dan karier jangka panjang.
Pendampingan terarah untuk sukses seleksi LPDP
Monash University, Indonesia mengembangkan LPDP Nurturing Program 2026 dengan
pendekatan pembelajaran terstruktur yang berfokus pada proses aplikasi. Kurikulum
program ini dirancang untuk menguasai seluruh komponen penting pada proses
seleksi, mulai dari penyusunan dokumen aplikasi yang sesuai dengan standar seleksi
LPDP, peningkatan performa tes berdasarkan standar internasional, serta persiapan
wawancara yang membangun rasa percaya diri.
Peserta akan mendapatkan bimbingan intensif dari akademisi Monash dan mentor
berpengalaman dari StudyFirst, sehingga memiliki pemahaman mendalam tentang
setiap tahap proses seleksi.
Dampak nyata dari bimbingan ini terlihat pada pengalaman peserta dari angkatan
sebelumnya, yang mengaku mendapatkan kepercayaan diri dan kejelasan strategi saat
menghadapi proses seleksi LPDP yang sangat kompetitif.
Salah satunya adalah Muhammad Rayhan Safhara, penerima Beasiswa LPDP dan
alumni LPDP Nurturing Program 2026 Monash University Indonesia, yang mengatakan:
“Saya sangat bersyukur kepada Monash Nurturing Program atas kejelasan yang
diberikan dalam mempersiapkan tes LPDP. Program ini membantu saya
menyambungkan benang merah antara latar belakang, studi, dan rencana kontribusi
saya. Dukungan dari para mentor juga memberi saya kepercayaan diri yang saya
perlukan saat menjalani wawancara LPDP.”
Profesor Matthew Nicholson, Pro Vice-Chancellor & President Monash University,
Indonesia, meyakini bahwa fokus institusi dalam mempertahankan akademisi yang
memiliki pemahaman mendalam baik dalam riset maupun pendidikan membuat
program ini semakin bermakna.
“Beasiswa LPDP adalah sarana transformasi bagi para pemimpin masa depan
Indonesia, dan untuk melewati proses seleksi yang kompetitif dibutuhkan kualitas
persiapan yang luar biasa,” ujarnya. “Pendekatan Monash University Indonesia
dibangun di atas keunggulan akademik berbasis riset serta konektivitas internasional
yang mendalam, sehingga para peserta dibimbing oleh orang-orang yang memahami
apa yang diperlukan untuk menonjol di panggung global.”
“Kami bangga menyediakan program ini yang memberdayakan calon mahasiswa untuk
meningkatkan kualitas portofolionya, sekaligus berkembang menjadi pemimpin yang
akan mendukung masa depan Indonesia.”
Pilihan program studi untuk penerima beasiswa LPDP
Sebagai mitra tujuan studi LPDP, Monash University, Indonesia menawarkan beragam
program yang relevan dengan kebutuhan industri nasional dan prioritas pembangunan
negara. Pada tingkat pascasarjana, pilihan tersebut mencakup program Master of
Cyber Security, Master of Data Science, Master of Sustainability, Master of Public
Health, Master of Business Innovation, Master of Global Business, Master of Marketing
and Digital Communication, Master of Public Policy and Management, dan Master of
Urban Design.
Monash University, Indonesia juga menyediakan peluang riset tingkat tinggi melalui
komunitas doktor (PhD) yang aktif, dengan proyek-proyek penelitian terkini di bidang
teknologi informasi, kedokteran dan pelayanan kesehatan, bisnis dan ekonomi, seni,
desain, serta arsitektur.
LPDP Nurturing Program 2026 merupakan bukti nyata komitmen jangka panjang
Monash University, Indonesia dalam membentuk pemimpin masa depan yang siap
menghadapi tuntutan dunia yang terus berubah cepat. Melalui pendidikan kelas dunia
yang dipadukan dengan inisiatif pengembangan kapasitas yang terarah, Monash terus
berinvestasi pada talenta Indonesia untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing
di tingkat global sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan bangsa.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai LPDP Nurturing Program 2026, kunjungi
bit.ly/MILPDPNurturingProgram.